Fakultas Hukum UBB Laksanakan Bina Desa di Tanjung Niur, Dorong Langkah-Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Daerah
Sebagai bentuk wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kegiatan Bina Desa di Desa Tanjung Niur, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Kegiatan yang sarat akan edukasi dan pemberdayaan masyarakat ini sukses dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2023.
Pelaksanaan kegiatan Bina Desa ini mengusung tema utama “Langkah-langkah Pengembangan Pariwisata Daerah”. Pemilihan tema tersebut didasari oleh potensi alam dan kebudayaan lokal yang dimiliki oleh Desa Tanjung Niur, sehingga dinilai sangat strategis untuk dikembangkan guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat melalui sektor pariwisata.
Kehadiran civitas akademika Fakultas Hukum UBB di tengah-tengah warga disambut dengan antusiasme yang tinggi. Tim pengabdian ini digawangi oleh dosen-dosen Fakultas Hukum UBB yang bertindak sebagai narasumber dan fasilitator, yakni Yokotani, S.H., M.H., Reko Dwi Salfutra, S.H., M.H., serta Ave Agave Christina Situmorang, S.H., M.H.
Acara ini diikuti oleh sekitar 30 orang peserta yang terdiri dari unsur perangkat desa, para ketua RT dan RW, serta perwakilan warga Desa Tanjung Niur. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun desa serta mengoptimalkan potensi lokal yang ada secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, tim dosen Fakultas Hukum UBB mengupas tuntas tahapan strategis dalam membangun sektor pariwisata daerah. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya tahap perencanaan yang matang, pelaksanaan pembangunan fisik dan peningkatan sumber daya manusia (SDM), hingga strategi promosi berbasis kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan terkait.
Melalui kegiatan Bina Desa ini, Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung berharap masyarakat Desa Tanjung Niur semakin siap dan termotivasi dalam mengelola potensi pariwisata daerahnya secara mandiri dan profesional. Sinergi antara akademisi dan warga ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi serta kemajuan desa di Kabupaten Bangka Barat.