FH UBB GELAR WORKSHOP REVISI KURIKULUM

Rabu, 17 Oktober 2018 Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (FH UBB) menyelenggarakan agenda Workshop Revisi Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

Dalam agenda tersebut, FH UBB menghadirkan narasumber dari Universitas Diponegoro Prof. Dr. FX. Joko Priyono. S.H.,M.Hum dan Untung Dwi Hananto S.H., M.H. FH UBB turut mengundang tiga puluh lebih instansi untuk menyerap masukan terkait revisi kurikulum.

Selaku Kepala Jurusan FH UBB Dr. Derita Prapti Rahayu. S.H., M.H memberikan pengantar di acara tersebut, bahwa saat ini kurikulum FH UBB dalam masa evaluasi dan terus dikembangkan. Pengembangannya berorientasi pada kompetensi lulusan FH UBB diharapkan sesuai dengan kebutuhan stakeholder, kebutuhan masyarakat, kebutuhan dunia kerja, kebutuhan profesional, kebutuhan generasi masa depan, dan kebutuhan bidang ilmu, ungkap Dr. Derita.

Sehingga untuk mewujudkan kompetensi lulusan FH UBB tersebut harus memiliki sinergisitas dengan kurikulum. Dengan demikian target capaian lulusan yang diharapkan FH UBB yakni menciptakan law policy maker, legal problem solver,  profesional,  leader, dan entreprenuer, lanjut ujar Kajur FH UBB.

Dalam paparan Prof. Dr. FX. Joko Priyono. S.H.,M.Hum mengatakan penyusunan kurikulum harus dimulai dari profil lulusan yang ingin dicapai kemudian dituangkan dalam capaian pembelajaran. Profil lulusan tersebut memiliki landasan yakni tujuan dari pada diselenggarakannya program studi yang sesuai dengan visi dan misi institusi. Capaian pembelajaran memiliki indikator yaitu sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.

Harapannya kedepan FH UBB akan melahirkan lulusan yg memiliki indikator the seven stars yakni; law policy maker, legal problem solver,  negotiator, communicator, professional, leader,  entrepreneur, ungkap Prof Joko.

Melalui Workshop Kurikulum dapat menciptakan alumni yang mampu memberikan sumbangsih pada dunia kerja, baik berbasis profesional hukum, aparatur sipil negara, maupun kehidupan bermasyarakat.  Sehingga guna mengarahkan pada tujuan tersebut, Workshop Kurikulum ini diselenggarakan sebagai media evaluasi dan pengembangan dalam penentuan mata kuliah yang komperhensif dan memiliki sinergi dengan tujuan serta kebutuhan stakeholder, ujar Untung Dwi Hananto S.H., M.H